Tersesat di Labirin Taman Nasional Sebangau

Kali ini, perjalanan dimulai dari Palangka Raya dan berakhir di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah.

Di dalam taman nasional ini, kamu akan melihat hamparan sungai berwarna hitam yang mengandung tanin tinggi dengan dasar sungai berlahan gambut berkedalaman 1-17 meter. Sungai dengan labirin pohon-pohon khas lahan gambut ini disebut sebagai Sungai Koran. Dengan menaiki klotok dari dermaga Desa Kereng Bangkirai, kamu akan dapat menyusuri sungai berwarna hitam ini.

IMG_20170715_103010
Klotok menuju Taman Nasional Sebangau

Mungkin, kamu yang lebih senang berwisata pantai atau kota akan bertanya-tanya, “apa yang menarik dari wisata Taman Nasional Sebangau ini?”

Pertama, TN Sebangau adalah habitat asli orangutan dengan suasana yang masih sangat alami. Dengan luas sekitar 568.700 hektar, TN Nasional yang diapit oleh Sungai Sabangau dan Katingan ini menjadi rumah bagi 25 jenis mamalia, 116 jenis burung borneo, 36 jenis ikan, dan 166 jenis flora. Selain orangutan, kamu juga akan menemukan binatang lain seperti buaya, ular, dan monyet ekor panjang. Sayangnya, kami tidak berhasil mengambil momen saat kami berpapasan dengan binatang-binatang tersebut.

Kedua, TN Sebangau menyimpan kekayaan alam berupa lahan gambut yang mampu meningkatkan potensi sumber daya alam di Indonesia. Selain sebagai lahan pertanian yang subur, gambut juga berperan penting dalam membantu peremajaan hutan dan dapat digunakan sebagai sumber penghidupan masyarakat lokal.

IMG_20170715_103336
Lahan Gambut di TN Sebangau

Ketiga, TN Sebangau memiliki hamparan sungai dan hutan yang sangat luas sehingga membuat kita seperti tersesat di dalamnya. Ingin merasakan bagaimana sensasi tersesat di dalam labirin hutan gambut TN Sebangau?

Untuk dapat mencapai wilayah konservasi ini, kamu tidak harus menempuh perjalanan yang cukup lama. Hanya dengan 15-20 menit perjalanan dari Bandara Cilik Riwut Palangka Raya, kamu sudah bisa sampai ke Desa Kereng Bangkirai. Namun karena tidak ada sarana transportasi umum, kamu harus menyewa mobil dengan harga 500 ribu per harinya.

IMG_20170715_133053
Dermaga Desa Kereng Bangkirai

Sesampainya di Desa Kereng Bangkirai, kamu akan disambut oleh warga lokal dengan nuansa pemukiman di atas sungai dan beberapa klotok yang siap menemani berkeliling labirin di TN Sebangau. Untuk menaiki klotok ini, kamu harus menyewanya dengan tarif 350 ribu/klotok. Satu klotok hanya bisa diisi oleh 3 orang. Waktu terbaik untuk berkunjung ke TN Sebangau adalah saat musim hujan karena pada saat kemarau, air rawa sedang surut sehingga kamu harus trekking di beberapa titik.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s