Surat Cinta untuk Sahabat yang Sedang Bahagia

DSC_0279_edited_2

Dear kamu yang baru saja menikah dan yang akan menikah,

Mungkin surat cinta ini tidak akan mampu membawamu berbulan madu di negeri yang kamu inginkan. Namun percayalah, surat ini yang nantinya akan jadi pengalaman paling berharga dalam ingatan bulan madumu.

Mungkin surat cinta ini tidak akan mampu membuatmu puas karena telah singgah di hotel mewah dengan gaun indah saat makan malam pertamamu berlangsung. Namun percayalah, surat ini yang nantinya akan jadi pengalaman indah di setiap malam kamu merajut kehidupan bersama pasanganmu. Pasangan yang kini telah kamu nikahi.

Aku cuma berpesan, jika suatu hari nanti kamu merasa bosan dengan pernikahan. Maka ingatlah momen di saat kamu dan dia merasa bahwa dunia milik berdua. Dengan begitu, kamu akan tahu mahalnya sebuah pengalaman dibandingkan sebuah pencapaian.

Jika suatu hari kamu merasa dia bukan orang yang tepat untukmu, maka ingatlah bahwa jodoh bukan sekadar berada di tangan Tuhan melainkan tersimpan di lubuk hatimu yang paling dalam. Dengan begitu, kamu akan kembali mengingat masa-masa di mana kamu merasa sangat tepat dan terikat dengan pasanganmu.

Jika suatu hari kamu merasa lelah dengan semua kekurangan pasanganmu, maka ingatlah bahwa tidak akan pernah ada satu orang pun yang bisa memuaskanmu dengan kelebihan yang mereka punya. Sebab manusia diciptakan dengan keunikan yang hanya bisa kamu lihat dan alami dengan mata hatimu.

Jika suatu hari kamu merasa bahwa pernikahanmu sudah tidak berharga, maka ingatlah bahwa ada yang lebih berharga daripada sekadar pernikahan: perjalanan kehidupan. Dengan begitu, kamu akan mulai menerima bahwa pernikahan yang kamu jalani adalah bagian dari perjalanan kehidupan yang harus kamu lewati.

Jika suatu hari kamu merasa pernikahan membawamu pada sebuah ketidakadilan, maka ingatlah bahwa tak ada satu orang pun di dunia ini yang mampu mendefinisikan keadilan secara absolut. Sebab Tuhan mahatahu apa yang terbaik dan paling adil untukmu, sedangkan kamu hanya tahu bahwa keadilan adalah ketika yang kamu inginkan berada di pihakmu.

Jika suatu hari kamu merasa jengah dengan omongan orang tentang pernikahan, maka tetaplah tersenyum sebab tidak ada yang pernah merasakan pengalaman pernikahan bersama orang yang kini ada di sampingmu, menjadi pendamping yang siap membuatmu aman dan menyamankanmu.

Jika suatu hari kamu merasa goyah, maka berpeganglah pada Tuhan dan semesta sebab mereka akan membantumu untuk tetap berdiri. Dengan begitu, kamu akan menjadi orang yang lebih kuat dari sebelumnya dan kamu telah siap untuk menyatukan kembali kekuatanmu dengan pasangan yang kini jadi suami atau istrimu.

Jika suatu hari kamu merasa kesepian dan butuh tempat untuk sekadar bercerita, mengenang masa-masa muda yang penuh dengan euforia, ingatlah hari ini. Hari di mana kamu melepas masa lajang dan aku melepas sahabatku ke pelukan orang yang aku percaya mampu membahagiakanmu.

Jika hari itu tiba, maka ingatlah bahwa aku bersedia datang padamu; memelukmu untuk memberimu rasa aman; mendengarmu untuk memuaskan rasa lelahmu; memberimu hiburan untuk membuatmu tertawa; memberimu pundakku untuk membuatmu bisa bersandar; dan mengingatkanmu untuk kembali melewati perjalanan kehidupanmu. Pernikahanmu. Selamat menempuh perjalanan baru, Sahabatku…

Didedikasikan untuk : Yukiko dan Rizal, Abroorza dan Cholifatunnisa

Advertisements

One Reply to “Surat Cinta untuk Sahabat yang Sedang Bahagia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s