Islam Sebagai Agama, Tradisi, dan Kebudayaan

buku_Buku-Pintar-Sejarah-Islam

Peristiwa-peristiwa penting dalam peradaban Islam bukan hanya sekadar bagaimana seorang Muhammad lahir dan berkembang secara dewasa untuk menyebarkan agama Islam, melainkan bagaimana sebuah keselamatan dilahirkan, diperjuangkan, dan dipertahankan hingga akhir zaman.

Buku Pintar Sejarah Islam yang ditulis oleh Qasim A. Ibrahim dan Muhammad A. Saleh ini menggambarkan perjalanan Islam secara deskriptif, namun dengan bahasa yang ringkas dan mudah dimengerti sehingga pembaca bisa menangkap saripati Islami yang terdapat di dalamnya karena sejarah ada bukan hanya untuk dikenang, melainkan untuk dipahami dan dijadikan sebagai suatu pelajaran penting untuk mengungkap masa depan yang lebih ‘selamat’.

Sejarah adalah ingatan satu bangsa dan, karena itu, juga ingatan perorangan. Dengan sejarah, mereka mengetahui masa lalu, menafsirkan masa kini, dan merancang masa depan mereka. (“Abdul’ Azhim Mahmud al-Dayb)

Berbagai nilai-nilai dan filsafat Islam dimaktubkan di dalam buku ini dengan penceritaan yang naratif dan kronologis, mulai dari kelahiran Sang Nabi besar Muhammad, khalifah para sahabat nabi, sampai akhirnya Islam menjadi agama mayoritas yang dianut oleh penduduk di seluruh dunia.

Pencapaian kuantitas ini bukan satu tujuan utama yang diemban oleh para pemimpin Islam sejak zaman Nabi Muhammad, melainkan salah satu kekuatan yang harus dipertahankan untuk sampai pada keselamatan yang sebenarnya. Kekuatan tersebut bahkan muncul tidak hanya sebagai faktor yang berpengaruh terhadap peradaban dunia, melainkan sebagai tradisi yang menorehkan warna pada lukisan sejarah dan politik di dunia.

Tak hanya itu, Buku Pintar Sejarah Islam ini juga mengajak pembaca untuk melihat lebih dalam dan saksama bagaimana agama Islam yang sebenarnya. Bukan hanya sebagai agama bawaan Arab yang kini menjadi mitos Islami di Indonesia, melainkan sebagai agama yang benar-benar bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan setiap bangsa yang mengambil makna-makna tradisi Islam sebagai sebuah sikap yang patut dicermati dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Makna ‘selamat’ dalam Islam pun terejawantahkan dengan lukisan sejarah yang tidak hanya berkelok pada satu atau dua tanjakan, melainkan pada beribu-ribu perang yang dikumandangkan demi sebuah perjuangan. Perang demi sebuah pengharapan yang mampu menghasilkan orang-orang besar, orang-orang yang mati dengan syahid, dan tentu saja orang-orang yang meyakini kekuatan Islam.

Oleh sebab itu, Islam lahir bukan hanya sebagai agama, melainkan sebagai tradisi, kebudayaan, dan sebagai sebuah sikap yang dilandasi dengan keyakinan. Lagi-lagi, buku ini memberikan pemahaman tebal yang mampu mengisi keyakinan umat manusia untuk lebih menghargai makna pencapaian hakiki sebagai manusia yang sesungguhnya, yakni manusia yang lahir dari Sang Pencipta.

Detail buku :

Penulis : Qasim A. Ibrahim dan Muhammad A.Saleh

ISBN : 978-602-17919-5-0

Ukuran : 15 x 23 cm

Tebal Halaman : 1218/Imperial

Terbit : Januari 2014

Advertisements

3 Replies to “Islam Sebagai Agama, Tradisi, dan Kebudayaan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s