Konsep Nirmana oleh Ben Al Hur, Mahasiswa Seni Rupa STSI Bandung

nirmana

Dalam seni rupa, ada yang disebut dengan nirmana, yakni sebuah pengorganisasian atau penyusunan berbagai elemen visual berupa titik, garis, warna, ruang, atau tekstur sehingga menjadi satu kesatuan yang harmonis. Hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra atau trimatra yang memiliki nilai estetis ini disebut juga sebagai ilmu tatarupa.

Untuk itu, diperlukan pula pemahaman mengenai elemen seni rupa apa saja yang bisa membentuk satu kesatuan tersebut. Berikut ini adalah 4 bagian elemen seni rupa yang dikelompokkan berdasarkan bentuknya.

  • Titik, yaitu satu bentuk kecil yang tidak memiliki dimensi dengan raut titik paling umum berupa bundaran sederhana, tanpa sudut, tanpa arah, dan bundaran sederhana.
  • Garis, yaitu hasil goresan nyata yang menjadi batas atau limit suatu benda, ruang, warna, dan rangkaian massa.
  • Bidang, yaitu suatu bentuk pipih tanpa ketebalan yang memiliki dimensi panjang, lebar, luas, serta memiliki kedudukan dan arah yang dibatasi oleh garis.
  • Gempal, yaitu bentuk bidang dengan dimensi ketebalan dan kedalaman tertentu.

Pada kesempatan kali ini, fairyandfunny mempersembahakn bentuk nirmana yang dibuat oleh seorang mahasiswa Seni Rupa Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung yang baru menginjakkan kakinya di sekolah tinggi tersebut selama kurang dari satu semester, yaitu Ben Al Hur.

nirmana1

Ben membuat karya seni rupa ini dengan penyususnan dan pengaturan komposisi dari bentuk-bentuk atau elemen yang tadi disebutkan di atas sehingga bisa menjadi satu susunan yang utuh dan estetis. Untuk memperoleh hasil nirmana yang baik, diperlukan prinsip-prinsip sebagai berikut.

  • Ruang Kosong (white space), yaitu ruang kosong yang diperlukan agar karya tidak terlalu padat.
  • Kejelasan (clarity), yaitu kejelasan yang berpengaruh terhadap penafsiran visual sehingga bisa dimengerti dan tidak menimbulkan makna ganda.
  • Kesederhanaan (simplicity), yaitu kesederhanaan yang dituntut dalam sebuah karya agar sebuah karya snei diciptakan secara tepat, tidak kurang dan tidak lebih.
  • Emphasis (point of interest), yaitu pusat perhatian yang merupakan pengembangan dominasi agar salah satu unsur dalam karya tersebut bisa menjadi pusat perhatian sebagai nilai artistik.

nirmana2

Advertisements

One Reply to “Konsep Nirmana oleh Ben Al Hur, Mahasiswa Seni Rupa STSI Bandung”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s