Melihat Lebih Dekat Mitos Sanghiang Tikoro

Sanghiang Tikoro

Beberapa tahun terakhir iklim dunia sedang mengalami perubahan yang diakibatkan oleh pemanasan global. Khusus di Indonesia musim hujan dan kemarau tidak dapat dipastikan datangnya.  Terik matahari tidak membuat perjalanan tanggal 7 Agustus 2014 terhenti begitu saja, fairyandfunny melakukan perjalanan ke sebuah tempat yang kuat akan cerita legenda dan mitos masyarakat Sunda yaitu kawasan wisata Sanghiang Tikoro 15 Km dari Padalarang kearah Cianjur tepatnya di daerah Raja Mandala.

Sejarah Menurut Cerita Lisan/Foklor

Aliran Sungai Citarum

Cerita lisan turun temurun melekat di setiap orang Sunda dan menjadi kepercayaan sampai saat ini, Sanghiang Tikoro merupakan Legenda Sangkuriang yang dikaitkan dengan terciptanya Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Burangrang, dan Bukit Tunggul. Legenda tersebut menceritakan Cinta terlarang seorang Anak yang mencintai Ibu kandungnya sendiri bernama Dayang Sumbi. Menurut kepercayaan masayarakat Sunda bila mulut gua tersumbat maka Kota Bandung akan menjadi danau

Sanghiang Tikoro

Mulut Gua Sanghiang Tikoro

Sanghiang Tikoro adalah aliran sungai Citarum, Aliran air tersebut masuk kedalam mulut Gua dengan panjang 7-10 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter. Di perkirakan panjang aliran mencapai 167 meter. Aliran sungai cirtarum terbagi menjadi dua, aliran pertman menuju Raja Mandala dan yang kedua menuju mulut Gua Sanghiang Tikoro.

Menara Peringatan

Menara

Kawasan tersebut berdekatan dengan perusahan PLTA. Ada sebuah menara peringat yang dibuat oleh PLTA untuk mengetahui debit air sungai. Menara tersebut akan berbunyi bila debit air sungai Citarum mengalami kenaikan setinggi 2 M.

Pemandian Air Panas

Pemandian Air Panas

Hanya membutuhkan waktu 10 menit akan sampai ke tempat pemandian air panas, dengan membayar Rp. 2.000,- bisa menikmati panasnya air alami yang dapat mengobati berbagai macam penyakit kulit. Pemandian tersebut berbentuk kamar digunakan bersaman dengan masyarakat setempat. Adapun kamar disediakan khusus untuk wisatawan dengan biaya tambahan Rp. 5.000,-

Arung Jeram

Rute Arung Jeram

Buat yang menyukai olah raga arung jeram, tidak jauh dari kawasan wisata Sanghiang Tikoro terdapat aliran sungai citarum yang digunakan sebagai rute pengarungan. Dari start sampai Finis di jembatan lama Raja Mandala pengarungan menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam.

Advertisements

3 Replies to “Melihat Lebih Dekat Mitos Sanghiang Tikoro”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s