Cuma dengan Travelling Kamu Bisa Menemukan Hal-hal Unik Ini!

couple travelling

Saat seseorang menjalani kehidupan dengan rutinitas pergi ke kantor, pulang dari kantor, ngopi sebentar, tidur sambil bermimpi tentang meeting dan lain sebagainya, maka orang tersebut pada dasarnya tidak benar-benar merasa nyaman dan bahagia dengan kehidupannya.

Untuk itulah setiap orang pada dasarnya memerlukan perjalanan alias travelling. Dengan travelling, kamu tidak hanya menemukan sesuatu yang membuat otak refresh, tapi juga menemukan hal-hal unik lain yang tidak akan ditemukan jika kamu hanya berdiam diri di rumah, menonton TV saat liburan, dan setiap haris Senin sampai Jumat kembali lagi bekerja.

Saat kamu melakukan perjalanan, percayalah bahwa perjalanan bukan hanya mengajakmu menuju ke suatu tempat. Perjalanan juga membawamu ke berbagai tempat yang meskipun tidak kamu tuju, namun bisa sangat menarik perhatianmu.

Setahun lalu, tepatnya pada Bulan Juli 2013, fairyandfunny melakukan sedikit perjalanan ke Kota Cirebon, Jawa Barat. Awalnya, kami hanya akan menuju ke sebuah tempat teman kami bermukim. Namun di tengah perjalanan, kami justru menemukan sesuatu yang lain. Kami menemukan seorang perajin batik yang kehilangan suaminya, kehilangan hartanya, namun tidak kehilangan semangat untuk tetap berkarya membuat batik.

Ada mimpi lain yang ingin dicapai sang perajin batik ini. Tahukah kamu apa itu? Mimpi untuk bisa membuat batik paling legendaris yang ada di Cirebon, yakni batik dengan motif Sawat Pengantin (Orang Sunda menyebutya “Cawed Panganten”.

Batik ini merupakan batik yang digunakan oleh para keluarga Keraton Cirebon saat melangsungkan upacara pernikahan. Secara filosofis, batik ini dianggap bisa melindungi kehidupan sang pengantin atau sang pemakainya. Sawat sendiri berarti “sayap”. Jadi, sawat pengantin mungkin sama halnya dengan the Guardian Angel dalam kehidupan modern.

Sawat Pengantin Cirebon

Sang perajin batik bermimpi membuatkan “sayap” pelindung untuk anaknya dengan terus membuat batik yang dijual seharga 150 ribu rupiah/kain, namun dijual kembali oleh pihak butik luar dengan harga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.

Nah, bukan cuma mimpi yang lain saja kan yang ditemui saat travelling? Kamu juga bisa menemukan sisi lain dari kehidupan orang-orang yang kamu temui, menemukan makanan lain yang belum pernah kamu cicip, dan tentu saja menemukan “perasaan” lain yang lebih nyata ketimbang hanya duduk di hadapan meja kantor sambil bermimpi kalau bulan depan Bos Besar akan menaikkan gajimu.

Selamat bermimpi lain saat travelling!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s